Panduan Bisnis Dropship Untuk Pemula Singkat Padat dan Jelas

By | 26 September 2018

Panduan Bisnis Dropship – Jadi pengusaha ? pasti butuh modal, walau kecil – kecilan. Ingin jadi reseller? yap tetap butuh yang namanya modal. salah – satu solusi yang cocok buat kamu yang ingin tetap berbisnis adalah bisnis dropship. kali ini kami akan memberikan panduan bisnis dropship dan cara bisnis dropship supaya kamu dapat langsung menjalankan bisnis dropship dengan benar.

Panduan Bisnis Dropship

Bisnis Dropship, kamu pasti sudah sering mendengar dengan kata – kata itu. Yang di iming – iming adalah bisnis tanpa modal. tapi tahukah kamu apa pengertian dari bisnis dropship ?

Panduan bisnis dropship ini cocok untuk kalangan manapun baik mahasiswa ataupun pekerja yang ingin memulai bisnis tanpa mengeluarkan modal

Apa Itu Bisnis Dropship

Bisnis Dropship adalah sebuah teknik penjualan yang dilakukan secara online maupun offline yang mana si penjual tidak harus memiliki stok barang tersebut. Jadi di ibaratkan kita jadi penjual yang menjual barang melalui online dan ketika ada yang membeli, kita akan mengkonfirmasi kepada si penyedia barang (supplier). Yang melakukan pengiriman pun bukanlah kamu. Kamu hanya memberikan alamat si pembeli (Konsumen) lalu barang akan dikirimkan kepada pembeli.

Tren Kerudung 2018 yang Simple, Fasionable dan Minimalis

Secara singkatnya, Pihak penjual tidak melakukan stok barang dan juga tidak melakukan proses pengiriman barang. Kamu hanya jadi perantara antara pembeli dan supplier.

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Dropship Singkat dan Jelas

Banyak yang mengatakan bisnis dropship hampir sama dengan bisnis Reseller benarkah demikian ?

Tahukah kamu Sistem dropship berbeda dengan sistem bisnis Reseller yang mana mengharuskan penjual atau harus membeli dan men-stok barang, lalu kemudian dijual ke konsumen dengan mengambil keuntungan dari selisih harga barang.

Hal yang Wajib Diperhatikan Bagi Dropshipper Pemula

Secara singkatnya
Bisnis dropship tidak perlu stok barang. jadi gak perlu modal buat beli barang.
Bisnis Reseller harus menstok barang, dan menjual dengan selisih harga.

Seorang Dropshipper tidak memerlukan biaya yang besar. loh kok biaya yang besar ??? berarti pakai biaya dong ? eiits, bukan biaya untuk membeli barang. Tapi biaya untuk melakukan bisnis secara online.
Berarti bisnis dropship tidak bisa dilakukan secara offline ?

Bisnis dropship bisa dilakukan secara offline maupun online tergantung dari kamu sendiri. Tapi… akan lebih mudah melakukan penjualan secara online. Dimana ketika kamu melakukan pemasaran secara online akan lebih mudah menjangkau orang – orang. Baik itu dari promosi di facebook, instagam, bahkan e-commerce.

Berbisnis Dropshipper secara offline juga cocok buat kamu yang memiliki ruang lingkup pergaulan yang besar. yaa punya banyak kawan lah intinya. Pasti akan lebih mudah.

Bagaimana Menjalankan Bisnis Dropship ?

Seorang pebisnis dropshipper kamu harus memiliki yang namanya supplier atau yang biasa disebut pemasok barang.

Bagaimana droppshipper memasarkan barangnya ?

Biasanya supplier akan memberikan gambar atau foto dari produk, beserta jenis, rincian dan deskripsi produk tersebut. dan pastinya rincian harga. Jadi kamu tinggal promosikan setiap produk yang ada dengan harga yang berbeda dari harga aslinya.

Ketika ada pembeli yang tertarik dan membeli produk dari dropshipper, maka si dropshipper menghubungi supplier dan mengirimkan produk tersebut dengan nama dropshipper di bungkus pesanan.

Itulah salah satu kelebihan dropshipper. Kredibilitas kamu sebagai seorang dropshipper tetap terjaga dengan baik.

Kelebihan dan Manfaat menjalankan Bisnis Dropshipping

  • Tanpa Modal Awal

Panduan Bisnis dropship ini cocok bagi kamu yang tidak memiliki modal awal seperti mahasiswa. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bisnis ini hanya memerlukan pemasaran baik secara online atau offline. seperti media sosial seperti (facebook dan instagram), e-commerse seperti (shoopie dan bukalapak).

  • Mudah dilakukan dan dijalankan

Seperti yang dikatakan sebelumnya Bisnis dropshipper cocok untuk pemula. karena kamu tidak berurusan dengan yang namanya produksi barang, pengemaasan barang dan proses pengiriman ke konsumen.

Berbeda dengan secara tradisonal, pembeli pasti melakukan proses tanya jawab dengan barang yang diinginkan si pembeli, itu pun kalo jadi beli. kalo cuma nanya doang ???. Sedangkan pada bisnis dropship, kamu sudah memiliki konten barang dengan deskripsi barang yang jelas. tentu akan mengurangi proses tanya jawab dan tidak meribetkan pekerjaan kamu kan ?

  • Dapat dilakukan dimana aja

Bisnis dropshipper dapat dilakukan dimana saja, dengan kewajiban harus memiliki koneksi internet. hubungan kamu dengan supplier dan supplier juga tetap terjalin dengan baik. kamu bisa melakukan pemesanan melalui email, chating atau media sosial.

  • Waktu berjualan fleksibel

Waktu yang dilakukan untuk berjualan sudah pasti fleksibel.  pembeli pun dapat membeli barang pada jam – jam larut malam. tidak seperti konvensional yang harus buka tutup toko.

  • Pilihan Produk yang dijual lebih Variatif

Karena kamu tidak perlu membeli barang secara langsung dan pusing – pusing dimana harus men stok barang tersebut. Kamu bisa memilih produk apa saja yang ingin kamu tawarkan kepada calon pembeli. seberapa banyak jenis produk dan variasinya, kamu bisa menentuka sendiri.

  • Tidak menguras Waktu, Tenaga dan pikiran

Bisnis drophip tidak menguras waktu tenaga dan pikiran. seperti pebisnis konvensional yang ada. Tapi semua kembali kepada kamu sendiri kapan dan sampai batasan mana kamu ingin melayani pelanggan.

Langkah Awal Menjadi Dropshipper

  • Langkah Pertama Pilih Supplier yang tepat

 

Panduan Bisnis Dropship Untuk Pemula Singkat Padat dan Jelas

Pada pembahasan sebelumnya, kami sudah membahas segala kelebihan, keuntungan, dan manfaat dari panduan bisnis dropship kali ini. Tapi permasalahan terberat pada saat memulai menjadi dropshipper adalah memilih supplier yang tepat.

Memang seorang dropshipper tidak bertanggung jawab soal kualitas dan proses barang. inilah yang menjadi hal berat. Jika kamu tidak betul betul memiliki supplier yang berkulitas dan terjamin, maka siap – siap si pembeli akan mengkomplain barang kiriman tersebut. Karena tidak sesuai dengan yang ada di keterangan konten. Belum lagi permasalahan lainnya soal keterlambatan pengiriman barang.

Kerugian terbesar kamu adalah kredibilitas kamu sebagai penjual barang juga akan menurun dan tidak terpercaya lagi.

Hal inilah yang mengharuskan kamu sebagai seorang dropshipper harus lihai dan handal untuk memilih supplier yang tepat dengan kualiatas terbaik. Berikut ini beberapa pertanyaan yang bisa membantu kamu dalam memilih supplier diantaranya :

  1. Produk apa saja yang dimiliki sang supplier dan berapa harganya dan bisa minta deskripsi dengan jelas mengenai produk tersebut?
  2. Apa ada biaya tambahan?
  3. Bagaimana opsi pembayarannya?
  4. Sudah berapa lama supplier berkecimpung di bisnis ini?
  5. Apakah supplier memiliki bukti dan bisa dipercaya mengirimkan produk ke wilayah target pasar Anda?
  6. Apa kemasan bisa dikustomisasi dengan label brand Anda sendiri dan info penting lain?
  7. Bagaimana kebijakan pengembalian supplier?
  8. Bagaimana rating dan ulasan pelanggan tentang pemasok tau vendor di internet baik melalui forum ataupun media sosial ?

Lalu dimana menemukan supplier ? 

Kamu bisa menemukan supplier melalui forum – forum (contoh: kaskus) , e-commerse(contoh: bukalapak, shopee) dan media sosial.

  • Langkah Kedua , Memulai Kerjasama dengan pemasok atau vendor dan Tentukan Harga Jual

Panduan Bisnis Dropship Untuk Pemula Singkat Padat dan Jelas

Cara untuk memulai kerjasama Kamu dengan pemasok atau vendor sebenarnya cukup sederhana. Setelah Kamu berhasil melakukan seleksi dengan sangat ketat dan menemukan pemasok atau vendor yang tepat, Kamu tingggal melakukan booking produk untuk tes atau menguji terlebih dahulu. Lalu bila memang prosesnya berjalan mulus, cobalah menjalin hubungan dengan baik.

Perlu Kamu ketahui, beberapa pemasok atau vendor mewajibkan para dropshipper-nya untuk menjual produk dengan harga sudah ditentukan. Jadi sekali lagi, coba tanya ketentuan harga mereka. Biasanya pemasok atau vendor melakukan ini agar para dropshipper tidak menjatuhkan harga pasar.

Jujur saja, biasanya keuntungan atau profit didapat sebagai dropshipper hanya 10-20% bagi suatu produk. Namun, bila penjualan Kamu bagus atau Kamu rajin serta cerdas strategi bisnisnya, Kamu bisa saja mendapat total penghasilan besar. Jadi, jangan heran bila Kamu melihat kompetitor bisnis Kamu menjual dengan harga luar biasa dan bersaing dengan Kamu. Namun ya sebenarnya sudah biasa.

  • Langkah Ketiga , Menentukan merek dan Mengkampanyekan Produk

Panduan Bisnis Dropship Untuk Pemula Singkat Padat dan Jelas

Bagi kamu baru saja memulai bisnis dropship ini dan target Kamu berskala kecil hingga menengah, maka Kamu sebaiknya fokus pada satu sektor bisnis saja. Mengapa? Karena merek dagang Kamu bagus atau bisa maksimal di mata pelanggan maupun calon pembeli Kamu.

Lalu, semakin banyak variasi produk Kamu jual, maka Kamu juga memiliki lebih banyak kompetitor bisnis. Hal ini tentunya bisa mempersulit Kamu dalam memenangkan persaingan bisnis dropship Kamu.

20 Sang Inspirasi Gaya Hijab di Instagram yang OOTD 2018

Lalu soal merek, Kamu sebaiknya memperhatikan ketahanan dan kualitas produk. Hal ini sangat penting jika Kamu ingin menghasilkan loyal-customer. Coba pikirkan apakah barang Kamu mampu bertahan dengan kondisi pengiriman jauh dan dengan transportasi seperti ditawarkan pemasok atau vendor. Selain itu, coba hindari menjual produk bersifat sementara trennya.

Terakhir, coba hindari menjual produk bersifat sensitif atau masih belum jelas secara regulasi hukumnya. Setiap negara, termasuk negara Indonesia mempunyai regulasi hukum mengenai pengiriman barang dan lain-lain. Kamu harus mencari tahu terlebih dahulu mana aman dan tidak.

Untuk mengetahui lebih dalam soal merek dagang agar bisnis Kamu sukses, silakan baca artikel tunggu artikel kami.

Soal kampanye produk, sebaiknya Kamu menggunakan gambar yang tidak hanya menarik tetapi terlihat real-pict. Sekarang ini calon pembeli sudah banyak yang tergolong smart-buyer, yaitu mereka yang bersikap lebih rasional dalam berbelanja secara on-line. Kamu pun harus memberikan spesifikasi atau rincian produk yang lengkap, berikut ukuran dan golongan warnanya.

  • Langkah Keempat, Menangani calon pembeli

Panduan Bisnis Dropship Untuk Pemula Singkat Padat dan Jelas

Dalam menangani calon pembeli, sebaiknya Kamu bersikap ramah namun tampak tegas. Bila perlu, Kamu telah membuat terlebih dahulu syarat dan ketentuan khusus bagi pembeli Kamu, mengimbau mereka untuk membaca terlebih dahulu rincian produk dan lain-lain. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi tingkat stress Kamu dalam melayani calon pembeli. Kamu juga bisa melakukan komunikasi yang lebih kuat untuk menutup transaksi. Misalnya, Kamu mengingatkan pembeli yang sudah tanya-tanya beberapa waktu lalu namun belum bertransaksi untuk segera bertransaksi dengan kalimat semacam, “Bagaimana, apa ingin memesan produk A?”.

Untuk mempelajari lebih lanjut soal teknik melayani calon pembeli ? tunggu ulasan kami berikutnya di panduan bisnis dropship lainnya

demikian ulasan kami seputar panduan bisnis dropship. semoga apa yang dibagikan pada artikel kali ini dapat memberikan jalan pikiran untuk memulai bisnis kamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *